1. Thoth [29 Agustus - 27 September]
Toth adalah Dewa Pembelajaran.
Kekuatan : Kaya pengalaman, Mampu memecahkan berbagai masalah, berpikir akurat, berjiwa kepemimpinan, dan punya ide yang orisinil.
Kelemahan : Suka terburu buru, tidak sabaran.
Pekerjaan yang cocok : Jurnalis, Aktor,
Pengacara, dan Guru.
2. Horus [28 September - 27 Oktober]
Horus adalah Dewa Matahari Bersinar
Kekuatan : berani menghadang bahaya, optimis, penuh motivasi, pandai bersosialisasi.
Kelemahan : Kurang realistik, keras kepala
Pekerjaan yang cocok : politisi dan bergerak di bidang media.
3. Wadjet [28 Oktober - 26 November]
Wadjet adalah Dewi Kobra Kerajaan, Simbol pengetahuan
Kekuatan : rasional, hati hati, teliti, ambisius, sangat setia pada nilai nilai keluarga
Kelemahan : pesimis, angkuh, menganggap diri paling benar, kadang tak mampu bersosialisasi, kikir
Nafasmu kini, adalah hembusan terakhir orang lain. jadi berhentilah mengeluh, belajarlah tuk jalani hidupmu dengan apa yang kamu miliki
Melihat seberapa lama loading blog kamu kalo dibuka
8.10.09
Orpheus & Eurydice
Orpheus, raja Thrace, adalah putra Apollo, dewa terang, dengan Calliope, dewi musik dan puisi epik. Di zamannya tak ada orang yang dicintai oleh semua makhluk lebih daripada Orpheus. Sebab selain tampan dan berbudi luhur, Orpheus merupakan pemusik yang handal. Apabila jari-jarinya yang terampil telah diayunkan pada dawai-dawai liranya dan suaranya yang merdu bersenandung, tak satupun yang tidak terpesona dibuatnya. Bahkan hewan-hewan buas akan berbaring berdampingan dengan mangsanya dan pepohonan seolah tercabut dari akarnya untuk mendengarkan permainan lira dan suara Orpheus yang memikat.
Suatu hari, ketika sedang berjalan-jalan dalam hutan, Orpheus berjumpa dengan Eurydice, seorang peri hutan yang jelita. Mereka berdua saling terpesona dan jatuh cinta. Hati Orpheus tertawan oleh sinar mata Eurydice yang lembut dan gerai rambut hitamnya yang lincah berayun, sedangkan Eurydice terpesona oleh sosok Orpheus yang gagah.

Mereka kemudian mengikrarkan diri untuk menjadi pasangan
Suatu hari, ketika sedang berjalan-jalan dalam hutan, Orpheus berjumpa dengan Eurydice, seorang peri hutan yang jelita. Mereka berdua saling terpesona dan jatuh cinta. Hati Orpheus tertawan oleh sinar mata Eurydice yang lembut dan gerai rambut hitamnya yang lincah berayun, sedangkan Eurydice terpesona oleh sosok Orpheus yang gagah.

Mereka kemudian mengikrarkan diri untuk menjadi pasangan
Langganan:
Postingan (Atom)